Saya Belajar Bahasa Korea secara Otodidak

Sponsor

Sebelum Korea terkenal seperti demam KPOP, memang sudah banyak kursus bahasa Korea di beberapa kota tapi saya tidak yakin untuk mendaftar kesana karna pola pikir orang-orang disekitar rumah dan juga orangtua yang akan mengira saya akan menjadi tenaga kerja di Korea.

Tetapi semakin banyak penggemar KPOP, saya menyadari bahwa lembaga-lembaga kursus bahasa Korea mulai berkurang dan hilang. Sejujurnya saya sudah menyukai Korea Selatan, khususnya KPOP sejak Sekolah Menengah Pertama, dari mulai musik yang mereka nyanyikan, idol dan artis, fashion mereka hingga mengenai budaya dan sejarahnya.

Semakin dewasa dan sudah menginjak bangku kuliah, saya masih menyukai KPOP walaupun tidak seaktif dahulu saat masih jaman sekolah.

Semenjak menyukai KPOP, saya perlahan-lahan belajar mengenai bahasa Korea, secara otodidak tanpa bantuan siapapun. Pada awalnya saya penasaran bagaiman bunyi Hangeul, kemudian saya perlahan-lahan belajar menulis dan membaca Hangeul dan sampai sekarang pemahaman saya mengenai bahasa Korea hanya sebatas lancar membaca dan tidak terlalu bagus dalam hal menulis.

belajar bahasa korea otodidak


Tetapi karena hal tersebut, saya jadi lebih banyak membaca tanpa mengerti arti yang disampaikan. Beberapa teman yang juga menyukai KPOP juga sering mengajak saya berbicara dalam bahasa Korea walaupun menggunakan bahasa singkat dan non-formal membuat saya tidak bisa menguasai bahasa Korea formal.

Karena kesibukan kuliah, saya jadi mengesampingkan dunia KPOP khususnya, tetapi lebih sering mencoba untuk belajar sendiri dan mencari informasi mengenai budaya dan beberapa destinasi wisata khususnya menarik minat saya untuk mempelajari lebih dalam mengenai negeri ginseng tersebut.

Di bangku kuliah saya juga sudah mencoba mengikuti kelas bahasa Korea level 1, saya juga sempat mengikuti Korean academic activities tetapi pemahaman mengenai bahasa Korea masih bisa dibilang kurang sekali walaupun setidaknya sudah belajar dasar-dasar bahasa Korea tetapi untuk menambah level belajar masih perlu bimbingan.

Belajar dari sebuah drama korea maupun KPOP tidak cukup untuk bisa menguasi dengan mudah apalagi bahasa Korea memiliki 6 level untuk bisa berbicara lancar.

Saya sering mencoba untuk belajar sendiri dan menambah kata demi kata yang baru saya temui dan mencari apa arti dari kata tersebut, tetapi masih saja bingung dan merasa perlu belajar langsung dengan orang Korea asli ataupun pembimbing/mentor yang sudah paham betul mengenai bahasa Korea.

Jujur saya sampai bisa lancar seperti ini saya tidak pernah membeli atau membuka kamus bahasa Korea, semua saya cari melalui internet dan menonton acara televisi maupun drama.

Motivasi saya semakin kuat untuk bisa berbicara lancar bahasa Korea karna saya sempat memiliki impian untuk melanjutkan S2 di Korea dan mengambil jurusan Pariwisata agar bisa membandingkan pariwisata di Indonesia dan di Korea dan juga saya ingin memiliki beberapa teman dari Korea.

Saya juga memiliki mimpi bisa berkeliling Korea Selatan tanpa harus pendamping/guide dan juga menjelajahi semua destinasi wisata yang ada disana karna di Korea Selatan memiliki banyak sekali museum yang ingin saya kunjungi satu persatu.

Selain itu, saya juga ingin mencari informasi lebih lanjut mengenai pasriwisata disana yang berkembang cukup pesat.

Saya tidak sengaja menemukan website kursusbahasakorea123.com di halaman facebook, karena menarik dan membuat saya penasaran jadi saya mencoba untuk bergabung dan mengikuti beberapa petunjuk untuk bergabung di website ini.

Saya membaca beberapa review yang sudah mencoba dan banyak yang lancar berbahasa Korea.


Sponsor

0 Response to "Saya Belajar Bahasa Korea secara Otodidak"

Post a Comment